Kau tidak akan pernah tahu bagaimana aku berjuang Aku terhempas ombak Terlempar karena topan Kaki tersandung koral Kepala terbentur dinding Telapak kaki tertusuk paku 7 senti Punggung tertimpa kardus terisi Jariku robek jatuh dari kendaraan Semuanya Seluruh bagian tubuh Namun kau tidak akan pernah tahu Kau begitu apatis Sementara aku terlihat autis Berjuang sendiri, aneh sendiri, hancur sendiri Aku menganggapmu adalah aku Bukan kamu Tapi aku
Much time has passed through patience Even though it has no limits I walked, seeing your shadow deeply Silent feelings Everything that has been passed has gone so far One thing that can't be separated It's prayer that saves this feeling So, this is enough We still hope on the ground Have fun things Achieve a pure dream Remove sadness to dare to say love
Biar benderang menyelimuti mata Rentan rapuh tersuguh lesu Ku diteguk di peraduan dan enggan bergerak Menyelami paru-paruku hingga dasar Tanganmu mendinginkan hariku yang keras Tanganku menginginkan jarimu yang lembut Kamu orang yang takkan hilang Aku orang yang takkan bilang Lirih jatuh lari, menggetarkan sekujur tubuh Mengiris di tepian senyum dan wajah bertekuk Ketiadaanmu memanaskan kening Keberadaanmu menolak peluh yang kering
Komentar
Posting Komentar